.jpg)


Sukubangsa mi berdiam di daerah bagian hilir Sungai Barito dan anak-anaknya seperti sungai Patai, Telang, Karau dan Dayau; mulai dan Propinsi Kalimantan Tengah sampai ke wilayah Propinsi Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Selatan mereka berdiam dalam wilayah Kabupaten Barito Timur dan Kawedanan Barito Selatan. Jumlah penduduknya sekitar 50.000 jiwa.
Sukubangsa mi mungkin berasal dan pesisir Kalimantan. Mereka memang memiliki beberapa kebiasaan seperti orang Dayak Dusun, yaitu menyukai ikan yang diperam dalam guci sehingga lembek (pakasan), mempunyai adat melobangi daun telinga, suka mengadu ayam setiap upacara kematian, suami tinggal di rumah pihak istri (uksorikal), dan pandai membuat perahu. Mata pencaharian utamanya adalah bercocok tanam padi, ubi-ubian dan buah-buahan di ladang. Sebagian ada yang bekerja sebagai pengumpul hasil hutan selain berburu dan menangkap ikan serta berkebun dan menyadap karet. Perkampungan orang Maanyan suka berpindah-pindah karena pengaruh sistem perladangan berpindah. Tempat tinggal sementara yang berdekatan dengan ladangnya mereka sebut batang rawi. Kelompok rumah yang sudah lebih permanen mereka sebut tumpungan (dusun)